itoday.id | Kab. Tangerang. Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka sekolah tingkat SMP mulai Senin (13/9/2021).

Setelah sebelumnya sekolah tingkat SMA/SMK/SKh telah dilakukan ujicoba PTM terbatas. Kini giliran sekolah tingkat SMP yang akan diperbolehkan melakukan ujicoba PTM terbatas.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Maesyal Rasyid mengatakan, uji coba PTM hanya akan dibatasi 50 persen siswa. Skemanya pun dilaksanakan secara bergantian satu hari sekali. “Saat pelaksanaan PTM, sekolah harus memastikan adanya protokol kesehatan ketat, seluruh siswa diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan, dan dalam keadaan sehat,” kata Maesyal.

Namun, uji coba PTM akan dihentikan jika ada siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Untuk itu harus dipastikan protokol kesehatan dijalankan dengan baik,” pungkasnya.

Kendati demikian, pihaknya belum mengizinkan untuk jenjang SD melaksanakan uji coba PTM. Maesyal Rasyid mengatakan, keputusan tersebut sesuai dengan hasil rapat yang telah dilakukan.

“Jadi sesuai rumusan hasil rapat untuk PTM, sekolah di tingkat SD belum diperbolehkan PTM,” jelas Maesyal.

Sebab, satu diantara beberapa syarat untuk bisa menggelar PTM adalah siswa harus telah divaksinasi minimal 60 persen. Sedangkan pada usia di tingkat SD, mayoritas belum dapat divaksinasi karena usianya yang masih di bawah 12 tahun.

“Jadi vaksinasi tersebut termasuk guru, kepala sekolah, dan siswa, sedangkan siswa SD rata-rata belum bisa divaksinasi,” tutupnya. (Red/TB)