itoday.id | JAKARTA . Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil mengaku setelah menghadiri PAN, dia akan mendatangi acara PPP di Semarang, Jawa Tengah.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek. Namun, saat dikonfirmasi apakah terkait Pilpres 2024, dia membantahnya.

“RK (Ridwan Kamil) datang sebagai kepala daerah,” kata dia saat dikonfirmasi kepada Liputan6.com, Minggu (10/10/2021).

Dia mengungkapkan, nantinya Kang Emil akan hadir dalam acara Munas Alim Ulama yang rencananya digelar pertengahan Oktober mendatang, yang menjelaskan penanganan pandemi Covid-19.

“Selaku kepala daerah, RK (Ridwan Kamil) tentunya memiliki pengalaman dalam mengatasi persoalan pandemi. Nah, fakta lapangan tersebut akan menjadi masukan dalam forum,” klaim Awiek.

Dia mengungkapkan, soal rencana Kang Emil untuk masuk parpol, pihaknya sangat terbuka.

“PPP terbuka bagi siapapun apalagi pubic figur,” kata Awiek.

Dia menerangkan, itu hak Kang Emil untuk mau masuk parpol atau tidak.

“Kalau mau eksis di jalur politik lebih mudah memang ada di parpol. Cuma masalahnya jangan sampai tugasnya sebagai kepala daerah terbengkalai. Selain itu dengan latar belakang birokrat, RK harus menyesuaikan dengan kultur parpol,” kata Awiek.

Adapun, terkait Munas Alim Ulama, Awiek menyebut Munas itu akan membahas persoalam umat hingga pandemi.

“Untuk membahas berbagai persoalan kebangsaan dan keumatan. Banyak persoalan terkini yang harus disikapi, misalnya ketentuan fiqih di masa pandemi, maraknya pinjol, pembelajaran daring, pertemuan daring,” kata dia.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil mengatakan, dirinya akan melakukan istikharah untuk bergabung dengan partai politik atau parpol.

“Jadi saya masih istikharah terus terang. Kalau lanjut ke gubernur juga periode kedua, mungkin posisinya sudah berpartai juga, partai mana, mungkin pada tahun 2022 mungkin akan saya sampaikan, istikharah mana yang pas dulu,” kata dia, Sabtu 9 Oktober 2021.

Seperti dilansir dari Antara, mantan Wali Kota Bandung ini acapa kali berjumpa dengan Ketua Umum partai politik, seperti yang terbaru dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan.

“Saya mah kan prinsipnya dalam politik prinsipnya harus menjaga hubungan baik ke semua pihak. Jadi ingat enggak ketika saya bertemu dengan Pak AHY lalu dengan Pak Airlangga hampir semua ketua partai juga pernah silaturahim,” kata Kang Emil.

Kemudian, katanya, kemarin dengan PAN mengundang di Bali dan minggu depan diundang PPP di Semarang.

“Jadi intinya saya menghormati undangan, memang tidak bisa dihindari ya kalau acara politik, partai politik, selalu ada pertanyaan yang mengarah ke (Pilpres) 2024,” jelas Kang Emil. (*)